ITK Bima Siap Polisikan Kepala SMAN 1 Monta

KM. Tantonga, - Seperti yang disinyalir sebelumnya, demikian halnya dengan sejumlah temuan investigasi LSM Institut Transparansi Kebijakan (ITK) Cabang Bima terkait dugaan penyimpangan dana BOS yang dilakukan oleh Kepala SMAN 1 Monta. Berdasarkan reverensi itu dianggap memenuhi unsur hukum untuk melakukan gugatan atas kerugian Negara mencapai puluhan juta rupiah tersbut.

Demikian yang diungkapkan Nurdin ketua ITK cabang Bima melalui press rilisnya, ia menegaskan bahwa indikasi tersebut harus dibuktikan melalui proses hukum. “Ini akan menjadi contoh bagi oknum yang mencoba untuk mencemari prinsip-prinsip BOS,” ungkapnya.

Selain itu perilaku kepala sekolah dinilai telah mencoreng dunia pendidikan yang seharusnya mencetak generasi bangsa yang memiliki akhlakh mulia, generasi yang mampu menjadi patriot menegakkan pilar-pilar bangsa yang telah dimerdekakan oleh generasi pendahulu dengan darah dan materi. Bukan sebaliknya oknum kepala sekolah justru bercokol dan menjadi penjajah di wadah seperti ini.

“Dengan dasar berita ini, kami akan melaporkan kepala SMAN 1 Monta ke tipikor Polres Bima. Sembari menunggu hasil investigasi lanjutan. Sebab dari data yang ada akan tetap kita terus kembangkan nantinya,’ ujarnya sambil menunjukkan koran Jerat edisi nomor 19.

Pemuda asal desa Simapasai Monta ini saat mendatangi kantor Jerat di desa Tangga sabtu (18/4) menegaskan bahwa apa yang disangkakan kepada kepala SMAN 1 Monta terkait anggaran BOS adalah salah satu bentuk kecolongan sistim pengawasan, “Artinya ketika komponen pengawas yang ada telah dikecoh maka salah satu cara untuk membuktikan kepala sekolah menyelewengkan anggaran Negara adalah dengan menggugat di ranah hukum,” ungkapnya.

Menutup keterangannya Nurdin mengatakan bahwa seharusnya masih banyak data yang akan melengkapi laporan, “Seperti LPJ BOS tahun sebelumnya, catatan-catatan kecil setiap transaksi mencurigakan dan lain-lainnya. Namun itu akan berkembang ditingkat penyidik,” tutupnya.[Leo] -01

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru