logoblog

Cari

Tutup Iklan

Sekolah Di Segel, KBM di Teras

Sekolah Di Segel, KBM di Teras

KM.RUNGGU,-siswa –siswi Sekolah Dasar Inpres Ncera Kecamatan Belo, terpaksa belajar diteras. Pasalnya, gedung kelas disegel para pekerja.        Kepsek SDN Inpres Ncera,

Pengaduan Pendidikan

KM Monggo Runggu
Oleh KM Monggo Runggu
26 Oktober, 2015 11:45:40
Pengaduan Pendidikan
Komentar: 0
Dibaca: 4126 Kali

KM.RUNGGU,-siswa –siswi Sekolah Dasar Inpres Ncera Kecamatan Belo, terpaksa belajar diteras. Pasalnya, gedung kelas disegel para pekerja.

       Kepsek SDN Inpres Ncera, Drs Ismail Kuli, Msi yang ditemui disekolahnya Senin (26/10)   mengatakan bahwa sekolah yang dipimpinnya itu, sejak hari ini   mulai disegel para pekerja. Sebanyak 184 siswa terpaksa menerima proses pembelajaran diteras sekolah. “Saya terpaksa melaksanakan proses KBM diteras, pasalnya ruang kelas di segel para pekerja,” terang Ismail.

       Lanjutnya, SDN Inpres Ncera menerima proses KBM baru sebulan paska selesainya pembangunan sekolah tersebut. “Baru sebulan kita menikmati proses KBM didalam ruang kelas, kini sudah disegel para  pekerja. Terpaksa saya ajak para guru untuk kegiatan KBM diteras saja,” ujar Ismail Kali.

Dijelaskannya, bahwa para pekerja sudah lama melaporkan pada dirinya, bahwa para pekerja akan melakukan menyegelan sekolah. Pemicunya, sejumlah pekerja hingga sekarang belum menerima upah ataupun gaji atas pekerjaan pembangunan SDN Inpres Ncera. “Keinginan untuk menyegel sekolah sudah lama sebenarnya, namun saya meminta untuk diundur sambil menunggu penyelesaiannya. Saya hanya bisa melaporkan ke atas saja persoalan pekerja dengan kontraktor,” papar Mantan Kepsek SDN Inpres Lido.

 

Baca Juga :


Siapa pelakunya Penyegelan, Ismail menjelaskan para pekerja dikoordinir oleh H. Idris warga Ncera. Sebelum jam pembelajaran dimulai, hari Senin kemarin, H Idris sudah melakukan aksi. Aksinya dengan memalang pintu ruang kelas menggunakan bilah   bambu. “saya sudah meminta agar jangan jadikan anak didik menjadi korban karena ulah kontraktor, namun H Idris tak peduli tetap menyegel pintu sruang kelas,” jelas Ismail.

Sampai kapan Penyegelan, Ismail menjawab akan berlangsung sampai kontraktor membayar upah pekerja. “Kalaupun ini benar benar terjadi, maka selama itupula berlangsunh proses KBM berlangsung. Hal ini sangat menyedihkan,” Pungkas Ismail. (RIS) -01



 

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright 2008 - 2018 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan