logoblog

Cari

Tutup Iklan

MENUNTUT BUPATI AGAR NIP K2 DIPROSES

MENUNTUT BUPATI AGAR NIP K2 DIPROSES

Para calon Pegawai Negeri Sipil Daerah (CPNSD) yang melalui jalur honorer K2 dan dinyatakan telah lulus seleksi tulis, menuntut kepada Bupati

Pengaduan Pendidikan

KM Sambalia
Oleh KM Sambalia
11 Mei, 2014 09:04:04
Pengaduan Pendidikan
Komentar: 5
Dibaca: 14349 Kali

Para calon Pegawai Negeri Sipil Daerah (CPNSD) yang melalui jalur honorer K2 dan dinyatakan telah lulus seleksi tulis, menuntut kepada Bupati dan DPRD Kab.Lombok Timur untuk segera memproses haknya sebagai warga negera yang dijamin oleh negera yaitu salah satunya menjadi PNS dengan mengeluarkan Nomor Induk Pegawai (NIP) dengan tidak memberikan persayaratan tambahan yang tidak mengacu pada ketentuan/surat edaran Kemenpan-RB dan berdasarkan Perka No.: 9 tahun 2012 tentang Pedoman Pelaksanaan Pengadaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS). Memang pengrekrutan CPNSD Lombok Timur pada Tahun 2013 yang lalu bukan Bupati yang menjabat sekarang yaitu Bapak H.M.Ali Dahlan yang memiliki masa bakti 2013-2014, akan tetapi menurut Mahyudin,S.Pd dan Husnul Abidin,S.Pd hal tersebut merupakan tanggungjawab Bupati selanjutnya atau yang sedang menjabat yang akan memberikan pelayanan terhadap penduduknya, jadi tidak ada alasan untuk menunda-nunda dikeluarkan SK pengangkatan sebagai CPNSD. Adapun tuntutan yang diajukan kepada Bupati dan DPRD Lombok Timur oleh Forum Honorer Indonesia (FHI) Cabang Lombok Timur antara lain:

  1. Menuntut Bupati Kabupaten Lombok Timur agar segera menanda tangani surat pernyataan tanggung jawab untuk semua tenaga honorer K2 yang dinyatakan lulus oleh Kemenpan-RB.
  2. Menuntut agar Bupati mencabut statemen yang menyataan bahwa hanya 19 orang honorer K2 lombok Timur yang layak mendapatkan NIP.
  3. Menolak Tim Investigasi bentukan Bupati (Tim 9) karena sebelumnya sudah ada Tim Investigasi dari DPRD Lombok Timur yang turun ke lapangan.
  4. Persyaratan pemberkasan honorer k2 harus mengacu pada ketentuan/surat edaran Kemenpan-RB dan jangan ada lagi syarat tambahan yang dibuat-buat oleh daerah. Berdasarkan perka No.: 9 tahun 2012 tentang Pedoman Pelaksanaan Pengadaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS).
  5. Menuntut DPRD Lombok Timur untuk mengawal dan mengawasi proses pemberkasan Honorer K2 sampai tuntas sesuai dengan surat edaran Kepala Badan Kepegawaian Negara No.: K.26.30/V.23-4/99 tanggal 27 Pebruari 2014 tentang penetapan NIP.
  6. Menuntut DPRD LOTIM untuk menekan Pemerintah Daerah agar segera menuntaskan masalah Honorer K2 yang dinyatakan lulus dan kejelasan nasib bagi honorer K2 yang tidak lulus.
  7. Agar DPRD LOTIM menyuarakan permasalahan Honorer K2 LOTIM sampai ketingkat pusat
  8. Jika tuntutan kami tidak dipenuhi maka akan menduduki Kantor Bupati Lombok Timur sampai tuntutan dipenuhi.

Itulah 8 tuntutan yang disampaikan para Honorer K2 yang sudah dinyatakan lulus seleksi tulis oleh Pemerintah Pusat melalui Kemenpan-RB. Sehingga tidak ada alasan bagi Pemerintah Kabupaten Lombok Timur untuk memperlambat proses tersebut karena akan menganggu pelaksanaan proses pendidikan dan pemeritahan di Lombok Timur. Apalagi sewaktu mengurus persyaratan banyak honorer K2 tersebut meninggalkan kantor karena harus mengurus persyaratan yang begitu banyak sampai harus mengeluarkan dana lima jutaan lebih bahkan ada yang sampai puluhan juta untuk melengkapi persyaratan yang dimaksud dan kebanyakan diantara mereka harus meminjam atau berutang pada keluarga atau pun pada Bank agar kebutuhan yang dimaksud dapat terpenuhi seperti yang diungkapkan oleh Musaddad,A.Ma. Semoga hal ini menjadi kajian Pemerintah Lombok Timur akan perjuangan para pengabdi bangsa yang sudah puluhan tahun mengabdi dengan honor yang sangat minim.(Aponk) - 01

 

Baca Juga :




 
KM Sambalia

KM Sambalia

TTL : Sambalia, 24 Februari 2014 anggota : 1.Kadir alpan alaydrus,S.Pd, 2.Adi Jumaidi,spd, 3.Oslan Nusifera, 4.Abdul Qudus,spd, 5.Raihanun,spd Email: kadiralaydrusspd@gmail.com, HP. 081805200292, 087763050848

Artikel Terkait

5 KOMENTAR

  1. THE TEARS OF SUN

    THE TEARS OF SUN

    13 Januari, 2015

    kasian sekali teman2 K2 sudah terlalu banyak mengeluarkan tenaga dan biaya. ada apa dengan k2 LOMBOK TIMUR.....!!!!


  • KM Bolo

    KM Bolo

    06 Juni, 2014

    Inilah manfaatnya utk mengoreksi kembali tulisan itu sebelum dipublikasikan...Ok, Baro buat KM Sambalia.. Salam, dr Adi


  • KM Kaula

    KM Kaula

    11 Mei, 2014

    juga harus menjadi bahan renungan bagi saudara-saudara kita yang lulus K2, jangan sedikit-dikit demo, sabar sedikit kenapa?!. ingat ada banyak lagi orang yang sudah puluhan tahun bahkan hampir setengah abad ngabdi belum dapat apa-apa. jangankan sertifikasi NUPTK saja kadang-kadang belum punya.


  • Kampung Media

    Kampung Media

    11 Mei, 2014

    MOHON PERHATIAN: Penulisan Judul gunakan HURUF KAPITAL diawal kata saja. Penulisan Nama Kampung Media Sambelia disingkat saja menjadi KM Sambelia. dan yang terahir adalah susunan paragrafnya ditata kembali agar lebih menarik dipandang dan enak dibaca. terimakasih dan salam dari kampung


    1. KM Sambalia

      KM Sambalia

      05 Juni, 2014

      Ya terima kasih atas saran dan kritiknya.


  •  
     

    TULIS KOMENTAR

    Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
     
    Copyright 2008 - 2018 | kampung-media.com. All rights reserved.
     
    Tutup Iklan